English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Feb 22 (Rab), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Seoul Fashion Week Ditutup dengan Penampilan Brand Lokal

Okt 26, 2016


Sebuah foto dari koleksi busana "Big Park" yang ditampilkan pada 18 Oktober selama 2017 S/S HERA Seoul Fashion Week yang diadakan di Dongdaemun Design Plaza di Seoul (Yonhap)


Dari tren desain bunga terbaru untuk busana musim semi tahun depan dengan warna gelap yang berani "Suicide Squad" mendapatkan inspirasi untuk koleksinya, HERA Seoul Fashion Week meluncurkan koleksi terbaru dari beberapa desainer terbaik Korea.

Diselenggarakan 17-22 Oktober sampai di Dongdaemun Design Plaza, Seoul Fashion Week memamerkan 41 merek desainer dan enam perusahaan global, sedangkan "Next Generation Seoul," pameran dagang SFW, menampilkan lebih dari 100 merek desainer dan desainer muda, serta kelompok fashion show oleh 21 merek yang berpartisipasi.

Salah satu merek pertama yang paling menonjol dari Seoul Fashion Week musim ini adalah Beyond Closet dari desainer 35 tahun Ko Tae-yong.

Berjudul "Mix rounge," Koleksi terbaru Beyond Closet berusaha untuk mengikuti fashion dan gaya hidup anak muda Seoul yang berbeda.

Melalui pasangan outfit yang tampaknya aneh, seperti jeans ketat disertai dengan jaket olahraga, yang bertujuan untuk menciptakan ruang dialog mengenai beberapa masalah yang paling penting, termasuk politik, gender dan status sosial ekonomi, yang dihadapi generasi muda saat ini.

Hadir dalam acara ini beberapa nama besar di K-pop, termasuk anggota boyband Block B Park Kyung, rapper Loco, anggota girlband Spica Kim Bo-hyung dan vokalis 2AM Jo Kwon.

"(Dibandingkan dengan pekan mode lainnya) Aku suka Seoul karena memadupadankan high fashion dan desain vintage," kata Michaela Duff, seorang desainer 21 tahun dari Kanada. "Aku sangat tertarik dengan street fashion."

"Sepertinya ada lebih banyak orang yang menghadiri acara ini daripada acara sebelumnya," kata Choi Heung-bin, seorang mahasiswa 19 tahun. "Aku ingin melihat desainer Korea terus tumbuh dalam gaya dan warna mereka sendiri."

Dalam upaya untuk lebih mendorong desainer pemula lokal, pekan mode tahun ini juga menampilkan Window Designer Naver - bagian dari "Flower Project" Naver - bertujuan untuk mendukung pengusaha berkembang berukuran kecil dan pencipta busana.


Kerumunan orang di 2017 S/S HERA Seoul Fashion Week, yang diselenggarakan di Dongdaemun Design Plaza di Seoul 17-22 Oktober (Seoul Fashion Week)


Acara ini merayakan bakat tiga desainer yang sedang naik daun. Desainer Park Eun-bit menggebrak acara dengan penampilan khusus oleh Ballet Universal, dalam koleksi yang terinspirasi oleh Giselle, memfokuskan pada tampilan feminin sensual.

Desainer Vicky Pyo, yang telah mengumpulkan gilband lokal muda, menampilkan desain yang unik yang mengingatkan pada era 1980-an, diikuti dengan koleksi VVV nya.

Acara The Naver Desain Window diakhiri dengan Jeon Sai-mi dari Saimi JEON dan koleksi "Playboy in the 70's," yang menampilkan berbagai macam gaun, kemeja dan jubah mewah musim panas dari linen.


Penampilan dari "Yohanix" salah satu koleksi di 2017 Fashion Week S/S HERA Seoul (Yonhap)


Desainer lain yang ternyata mengesankan pada pekan lalu dengan visi gothicnya yakni Kim Tae-geun dari Yohanix. Terinspirasi oleh "sisi gelap" dari fashion, Kim meluncurkan nuansan tegang dan masa muda yang menjadi inspirasi "Suicide Squad". Menampilkan wajah pucat, yang dicat putih dan tongkat ayun bisbol model Harley Quinn, penampilan dramatis Kim memamerkan berbagai macam denim hitam dan fashion item kulit serta tee, logam dan kancing sejauh mata memandang.

Miss Gee Collection oleh desainer veteran Gee Chun-hee menutup perayaan mode pekan lalu, memamerkan seri pantsuit dan kacamata hitam mata kucing, membawa kembali beberapa pengaruh nostalgia tren high fashion dari tahun 50-an hingga 70-an dan mengangkat reputasinya sebagai "Queen of Elegance."

Sementara 10 desainer dipilih untuk "10 Souls from Seoul," proyek panjang tahun depan untuk mempromosikan desainer lokal yang dipilih ke luar negeri. Mereka adalah: "Blindness" oleh Shin Kyu-yong; "Moohong" oleh Kim Moo-hong; "Tiiki" oleh Kim Young-kyun; "D. Gnak "oleh Kang Dong-jin; "Munn" oleh Han Hyun-min; "Vlades" oleh Choi Moo-yeol; "Kaal E.Suktae" oleh Lee Suk-tae; "Heich Es Heich" oleh Han Sang-hyuk; "Nohke" oleh Jung Mi-sun; dan “Resurrection” oleh Lee Ju-young.


Sebuah penampilan dari "Naver Designer Window" fashion show di 2017 Fashion Week S/S HERA Seoul (Yonhap)


Jadi siapakah nama-nama yang akan berlomba untuk tawaran Seoul Fashion Week desain line-up tahun depan?

Sejauh ini desain yang dinominasikan dan desainernya meliputi: "Blindness" oleh Shin Kyu-yong; "Moohong" oleh Kim Moo-hong; "Tiiki" oleh Kim Young-kyun; "D. Gnak "oleh Kang Dong-jin; "Munn" oleh Han Hyun-min; "Vlades" oleh Choi Moo-yeol; "Kaal E.Suktae" oleh Lee Suk-tae; "Heich Es Heich" oleh Han Sang-hyuk; "Nohke" oleh Jung Mi-sun; dan “Resurrection” oleh Lee Ju-young.

Rifa
Sumber:The Korea Herald


               

Related article

You May Also Like
Komentar (0)