English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
mei 27 (Sab), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Hari ini dalam Sejarah Korea (2 November)

Nov 2, 2016


•1966 -- Presiden AS Lyndon B. Johnson mengunjungi Korea Selatan.

•1968 -- Sekitar 100 mata-mata bersenjata Korea Utara menyusup ke daerah Uljin-Samcheok Korea Selatan dalam lima kelompok. Sekitar 70 warga sipil dan tentara Korea Selatan tewas atau terluka oleh penyusup ini.

•1973 -- Perdana Menteri Kim Jong-pil mengadakan pembicaraan dengan mengunjungi rekannya dari Jepang, Kakuei Tanaka. Pertemuan ini menyelesaikan perselisihan antara Korea Selatan dan Jepang selama penculikan Selatan dari anggota parlemen oposisi Kim Dae-jung awal tahun itu.

Kim diculik oleh sekelompok Korean Central Intelligence Agency di sebuah hotel di Tokyo di tengah penindasan partai oposisi Korea Selatan dengan pemerintah Park Chung-hee. Park baru saja didorong melalui Konstitusi Yushi-nya (Revitalizing Reform), yang memberikan kekuasaan meningkat eksekutif dan hak untuk menjalankan untuk unlimited number of terms dalam pemilihan presiden langsung.

•1988 -- Majelis Nasional memulai sidang umum pada kasus-kasus korupsi yang melibatkan pemerintahan mantan Presiden Chun Doo-hwan.

•1992 -- Pangeran Charles dari Inggris mengunjungi Korea Selatan.

•1998 -- Menteri Luar Negeri Hong Soon-young menyatakan bahwa pulau Dokdo secara historis dan secara hukum wilayah Korea Selatan dan bahwa mereka tidak tunduk pada sengketa.

•2001 -- Korea Federation of Teachers' Associations menyatakan bahwa guru akan mulai resmi berpartisipasi dalam kegiatan politik.

•2005 -- Komite Olimpiade dari kedua Korea mencapai kesepakatan tentatif untuk field a unified team untuk Asian Games dan Olimpiade' mendatang.

•2009 -- National Museum of Korea merayakan ulang tahun ke-100 berdirinya museum nasional pertama di negara itu.

•2011 -- Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev setuju untuk bekerja sama pada sebuah proyek untuk membangun pipa gas yang menghubungkan kedua negara melalui Korea Utara.

•2015 -- Presiden Korea Selatan Park Geun-hye dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe setuju untuk mempercepat negosiasi untuk segera menyelesaikan masalah mantan budak seks Korea dari tentara Perang Dunia II Jepang.

Sohee
Sumber:Yonhap News


               

You May Also Like
Komentar (0)