English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Feb 28 (Sel), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Haenyeo Jeju Korea Mungkin Akan Segera Terdaftar di UNESCO

Nov 2, 2016


Seorang "Haenyeo", atau penyelam wanita di Pulau Jeju (Cultural Heritage Administration)


Ikon budaya "Haenyeo", atau penyelam wanita dari Pulau Jeju kemungkinan besar akan terdaftar sebagai Intangible Cultural Heritage of Humanity Korea berikutnya untuk UNESCO, menurut Cultural Heritage Administration, Senin.

"Saat ini Korea memiliki 18 Intangible Cultural Heritage of Humanity di daftar UNESCO, jadi jika Haenyeo Jeju ini jadi terdaftar, maka akan memberikan daftar warisan budaya negara ke-19", kata lembaga pemerintah, menambahkan bahwa sangat yakin hal itu akan terjadi.

Keyakinan akan hal ini berasal dari fakta bahwa Badan Evaluasi UNESCO, yang mengevaluasi semua nominasi warisan budaya, merekomendasikan "Haenyeo" Jeju.

Tahun ini, lembaga ini telah mengevaluasi 37 warisan budaya takbenda, di antaranya 18 telah direkomendasikan.

Keputusan akhir UNESCO akan dilakukan pada sidang ke-11 Komite Antar Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda, yang dijadwalkan akan diadakan di Addis Abada, Ethiopia dari 26 November-2 Desember

Budaya Haenyeo termasuk teknik diving yang unik yang tidak melibatkan tangki udara tapi dengan ritual dan lagu. Terlihat di sini adalah sekelompok penyelam menuju ke laut untuk menyelam. [CULTURAL HERITAGE ADMINISTRATION]


Haenyeo (해녀), sekarang semakin berkembang dengan 2.404 penyelam pada tahun 2015, memiliki sejarah selama berabad-abad di pulau Jeju Korea Selatan. Tanpa peralatan menyelam atau tanki oksigen khusus, penyelam - 98 persen dari mereka diketahui berusia 50-an pada tahun 2014 - menyelam bawah laut sedalam 5 sampai 10 meter untuk mengumpulkan berbagai hasil laut dan makanan laut seperti abalone, sea mentimun, rumput laut dan kerang.

Sebuah permainan tradisional tug-of-war Korea telah masuk ke daftar warisan budaya takbenda UNESCO tahun lalu, bersama dengan warisan dari tiga negara Asia lainnya: Kamboja, Filipina, dan Vietnam.

Sohee
Sumber:The Korea Herald


               

Related article

You May Also Like
Komentar (0)