English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Feb 25 (Sab), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Lentera Indah Soroti Sejarah dan Budaya di Seluruh Seoul

Nov 14, 2016


Venue dari Festival lentera Seoul di Cheonggye Stream Seoul. Acara ini akan digelar sampai 20 November (Yonhap)


Ibukota Korea Selatan, Seoul telah membangun reputasinya sebagai simbol ekonomi yang tumbuh dengan cepat selama beberapa dekade terakhir, namun festival lentera terbaru akan menjadi sorotan baru terhadap aspek-aspek lain dari inner beauty kota ini, penyelenggara, Senin.

Pemerintah Metropolitan Seoul kembali menggelar Festival Lentera Seoul pada 4 November, yang akan digelar sampai hari Minggu di sungai yang mengalir di dekat Gwanghwamun di pusat kota. Acara pertama digelar pada tahun 2009 untuk mempromosikan pariwisata di Korea Selatan.

Pemerintah kota mengatakan acara tahunan ini telah menjadi salah satu festival utama di negara itu, dengan sekitar 2,5 juta orang mengunjungi tempat tersebut setiap tahun. Jumlah ini diperkirakan terus meningkat, kata penyelenggara.



Cheonggyecheon (청계천), atau Cheonggye Stream, adalah sungai yang mengalir di pusat kota Seoul, yang pernah tertutup oleh jalan layang ketika negara lebih memprioritaskan pada pembangunan ekonomi terhadap lingkungan perkotaan di tahun 1960 dan 70-an.

Sementara Korea Selatan bangga dengan bagaimana Seoul muncul sebagai pusat ekonomi utama di Asia, naik dari kehancuran Perang Korea 1950-53, orang-orang mulai khawatir tentang aspek lingkungan kota, yang akhirnya menyebabkan diskusi tentang memulihkan sungai ini.

Proyek pemulihan sungai ini selesai pada tahun 2005 dan sungai ini telah muncul sebagai salah satu tujuan wisata paling populer serta simbol bagaimana pembangunan perkotaan dapat merangkul alam.



Sekitar 80 lentera mengambang di sungai ini dengan tema "the Han River flowing with history", dengan artefak yang menggambarkan aspek yang berbeda dari sejarah, budaya, dan kehidupan sehari-hari Seoul.

Lentera ini mencakup karya dari Amerika Serikat, Filipina, serta China Qingdao dan Makau, kata penyelenggara, yang bertujuan untuk mengembangkan acara menjadi skala global.

Anggaran yang dialokasikan untuk acara ini diperkirakan 1 milyar won (US$876.117), lentera ini mulai ditampilkan saat pukul 5 pm sampai 11 pm setiap hari sampai tanggal 20 November.



"Acara ini tidak hanya dapat membuat pengunjung lebih baik dalam belajar tentang sejarah dan budaya, tetapi mereka juga akan mendapatkan sekilas dari teknologi pencahayaan modern", kata Jeong Sang-min, seorang panitia acara.

Chang Byeong-hak, yang mengepalai komite penyelenggara acara, mengatakan, "Kami berharap untuk mempromosikan daya tarik kota indah Seoul dan Sungai Han untuk wisatawan dari dalam dan dari luar negeri melalui patung yang menerangi sungai".

Pemerintah kota akan memberikan upaya terbaik sehingga pengunjung dapat menikmati festival dengan aman, tambahnya.

Lentera di sungai memberikan aspek-aspek kunci dari sejarah Korea Selatan, dengan karya-karya yang terinspirasi oleh era neolitik Semenanjung Korea, Dinasti Joseon (1392-1910), serta Perang Korea.

"Cukup berjalan di sepanjang sungai akan memungkinkan pengunjung untuk belajar sejarah sungai Han dan Seoul", tambah penyelenggara.

Salah satu yang menarik dari acara ini adalah versi miniatur dari Sungai Han yang terbuat dari kertas tradisional hanji Korea.

Bagian lain dari sungai ini akan dihiasi dengan karya-karya yang dibuat oleh pemerintah provinsi lain dari negara, termasuk Pocheon dari Provinsi Gyeonggi dan Inje County dari Provinsi Gangwon. Seoul juga akan mempromosikan slogan dan identitas baru mereka, "I.SEOUL.U." Yang diumumkan tahun lalu untuk menggantikan slogan sebelumnya dari "Hi Seoul" yang diadopsi pada tahun 2002.

Berbagai food truck juga adalah beberapa hal menarik di tempat tersebut, kata penyelenggara. Toko-toko akan melayani tidak hanya kopi panas, tetapi juga menjual makanan ringan Korea yang berbeda termasuk kue ikan dan iga babi.

Reservasi juga tersedia untuk tur acara ini, tersedia dalam bahasa Korea, Inggris, Jepang, dan Cina. Ini berjalan dua kali pada hari kerja dan tiga kali pada akhir pekan, dengan rincian tersedia di http://dobo.visitseoul.net.



"Saya pikir ini adalah salah satu proyek terbaik yang pernah saya lihat," kata Katarina Radchenko dari Ukraina. "Ini benar-benar menyenangkan untuk memiliki proyek yang bisa membawa orang bersama-sama di malam hari. Sungai ini membawa suasana liburan musim dingin seperti Natal, penuh dengan kebahagiaan".

"Sangat menarik dalam menunjukkan garis sejarah," kata Chiara Colonbini dari Italia, menambahkan lokasi sungai juga menawarkan akses yang besar untuk tujuan turis lain.

Korporasi termasuk Industrial Bank of Korea, Korea Electric Power Corp, dan Duracell Inc juga akan menampilkan lentera mereka sendiri di sungai.



Sebuah lentera dari Pororo, karakter dari serial animasi populer Korea Selatan "Pororo the Little Penguin" yang dicintai oleh anak-anak di sini, juga akan menyapa pengunjung, membuat acara ini semakin menarik untuk semua generasi.

Penyelenggara akan menjadi tuan rumah berbagai acara bersama dengan festival lentera, termasuk lomba foto, serta kesempatan untuk memungkinkan peserta untuk mengapungkan lentera mereka sendiri di sungai.

Pemerintah kota mengatakan mereka juga akan memfokuskan upaya untuk memastikan acara ini bebas dari kecelakaan, menambahkan sekitar 120 staf yang akan ditempatkan di seluruh tempat untuk menjaga acara ini tetap aman.



Sohee
Sumber:Yonhap News


               

Related article

You May Also Like
Komentar (0)