English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Agu 22 (Sel), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Menikmati Keindahan Silver Grass di Pegunungan Yeongnam

Nov 30, 2016


Dataran tinggi di pegunungan Yeongnam memiliki ladang silver grass terbesar di Korea.


Pemandangan dari pegunungan adalah sebuah oase keindahan alami di Korea.

Ditulis dan difoto oleh Jason Teale

Kota Ulsan yang dikelilingi oleh punggung pegunungan menawarkan pristine hiking dan pemandangan yang mengesankan. Orang-orang mungkin tidak akan mengira bisa melihat keindahan seperti ini di antara pabrik baja Pohang dan kimia, mobil dan pabrik-pabrik kapal di Ulsan. Namun Pegunungan Yeongnam berdiri sebagai pengingat bahwa masih ada keindahan di wilayah tersebut.

Pegunungan ini mencakup hampir 255 kilometer persegi dan ditutupi hiking trails yang memungkinkan pengunjung untuk melihat keindahan besar dari wilayah ini. Namun, waktu terbaik untuk mengunjungi daerah ini adalah pada musim gugur disaat daun-daun berubah dan silver grass bermekaran.

Ini juga berarti bahwa daerah ini penuh dengan pejalan kaki dan orang yang berkemah dari matahari terbit sampai matahari turun. Hal ini seharusnya tidak menghentikan anda dari menikmati keindahan di pegunungan ini, tetapi anda akan bisa berbagi pandangan anda dengan ratusan pejalan kaki lainnya.

Kilauan dari lautan silver grass

Hiker berjalan melalui silver grass dari gunung Sinbulsan (kiri) / ladang dekat kuil Tongdosa


Tahun ini, jalur naik gunung ke Sinbulsan telah dibuka untuk umum. Gunung Sinbulsan adalah salah satu tujuan hiking utama dari pegunungan Yeongnam. Dasar gunung ini telah berubah menjadi kiblat kegiatan alpine. Pusat pengunjung baru dibangun menawarkan desain yang indah dan menggelar Ulju Mountain Film Festial. Ketika daun berubah dan silver grass, atau eoksae mekar, gunung Sinbulsan menarik ratusan pejalan kaki setiap hari dan lebih pada akhir pekan. Jalur ini adalah salah satu yang paling populer di kawasan ini.

Tips yang baik bagi mereka calon pejalan kaki adalah untuk memasuki jalur pada pagi-pagi sekali, sekita pukul 4 am. Ini berarti bahwa anda tidak hanya akan mengalahkan orang banyak ke atas tetapi anda akan berada di sana saat matahari terbit. Hal ini bisa dibilang waktu terbaik untuk melihat pemandangan daerah ini dari atas.

Lautan awan tampak berkumpul dibawah gunung Sinbulsan di waktu pagi


Camping adalah hal yang mungkin bisa dilakukan di puncak tapi itu akan penuh sesak. Dengan naiknya popularitas berkemah disana, anda akan menemukan banyak tenda didirikan.

Jalur mendaki disana terpelihara dengan baik dan hampir seperti sebuah jalan di beberapa bagian. Sangat mudah untuk menavigasi tapi ada yang curam di beberapa bagian. Pastikan untuk membawa headlamp, banyak air dan beberapa sepatu hiking kuat yang bisa membantu anda sampai ke puncak yang indah.

Jika anda terus mendaki melewati silver grass, pastikan untuk melihat air terjun Paraeso, terletak beberapa kilometer dari gunung Sinbulsan. Pendaki dapat menemukan jalan yang mengarah ke air terjun dari gunung. Sekali lagi, karena popularitas, banyak jalur juga dibuat menuju ke Paraeso.

Banyak kuil

Daerah ini tidak memiliki kekurangan pada kuil Buddha. Sedangkan kuil yang paling terkenal di daerah ini adalah kuil Tongdosa , ada beberapa kuil lain di pegunungan ini yang anda akan terpikat saat melihatnya.

Jika anda ke Tongdosa, anda mungkin ingin mendaki melewati wilayah kuil utama untuk salah satu dari banyak pertapaan yang mengelilingi kuil. Hiking melalui pedesaan di sepanjang jalan di musim gugur adalah menantang tapi menyenangkan.

Kuil Unmunsa di hari hujan


Terletak di dekat bagian bawah gunung Gajisan adalah kuil Seognamsa, dihuni oleh para pendeta wanita. Ini mungkin tidak besar seperti Tongdosa, tapi kuil ini juga memiliki keindahan sendiri. Setelah membayar biaya pendaftaran, pengunjung dapat berjalan di sepanjang jalan yang tenang ke arah kuil. Kuil ini dikelilingi dengan sungai kecil yang menambahkan nuansa tenang.

Jika anda berjalan melalui kuil ke arah pagoda batu, anda dapat menangkap pemandangan daerah ini. Ini adalah salah satu dari beberapa pengintai di daerah ini di mana anda tidak akan diblokir oleh kompleks apartemen besar.

Selain kuil ini, ada kuil lain yang disebut Unmunsa, yang juga berbagi keindahannya dengan keterpencilan lokasinya. Salah satu fitur yang lebih indah dari daerah ini adalah hutan yang mengelilingi kuil. Banyak pengunjung mendaki ke pegunungan mulai dari Unmunsa.

Kuil Hongnyongsa dan air terjunnya


Jika anda merasa lapar, berhentilah di salah satu dari banyak restoran di luar kuil. Hidangan lokal disana adalah samgyeopsal Minari. Minari juga dikenal sebagai peterseli Jepang dan umumnya dimakan dengan daging babi dan selanjutnya keluar menuju Cheongdo. Rasa dari Minari benar-benar sangat lezat. Hal ini juga dapat dimakan segar dengan sedikit bantuan dari beberapa pasta kedelai pedas.

Kuil yang menjadi favorit penulis adalah Hongnyongsa. Ini adalah kuil kecil yang tersembunyi di pegunungan, tapi menawarkan satu hal yang sangat unik, yaitu air terjun Hongnyong. Kuil kecil ini memiliki air terjun yang mengesankan, yang mengalir menuruni sisi gunung. Pengunjung dapat berjalan menuju ke kolam di sekitar air terjun dan berdoa kepada patung Buddha atau hanya mencoba dan menemukan kedamaian sambil mendengarkan suara air terjun.

Kristen awal dan akhir dari alkohol

Matahari terbenam di atas Gereja Katolik Eonyang


Eonyang adalah sebuah kota khas negara dan pintu gerbang ke Pegunungan Yeongnam. Bus berangkat secara teratur dari Terminal Eonyang untuk banyak trailheads dan daerah perkemahan.

Salah satu situs bersejarah yang bisa dikunjungi adalah Gereja Katolik Eonyang. Gereja batu tua, dibangun pada tahun 1936, campuran Gothic dan gaya romantik. Jakgwaecheon Stream juga tempat yang harus dikunjungi di desa ini. Lukisan di batu terdekat berisi kata-kata dan puisi.

Pembuatan bir tradisional dan arsitektur modern di Boksoondoga Makgeolli


Setiap tahun daerah ini menyelenggarakan festival Bulgogi tahunan yang tidak boleh anda lewatkan. Permata tersembunyi lain adalah pabrik makgeolli lokal. Boksoondoga Makgeolli legendaris di Eonyang. Perpaduan desain modern dengan rasa tradisional menjadi tempat yang bagus untuk dikunjungi dan memilih beberapa makgeolli terbaik yang pernah anda rasakan.

Info Lebih lanjut

Ada banyak rumah penginapan di sekitar wilayah tapi yang terbaikadalah yang terletak di dekat Sinbulsan Reed Park. Namun, jika anda sedang mencari beberapa akomodasi sederhana, ada sebuah perkemahan yang baru dibangun dari Jakgwaecheon Stream dan dekat pintu masuk ke reed park.

Bulgogi Eonyang adalah hidangan yang paling terkenal di daerah ini. Ada banyak restoran di seluruh kota yang melayani hidangan ini. Jika anda mencari tempat yang bagus untuk makan setelah lama berjalan kaki, cobalah Gihwajip, dekat dengan terminal bus Eonyang.

Eonyang cukup mudah untuk dijangkau. Hanya mengambil KTX ke Ulsan Station dan mengambil salah satu dari banyak bus atau taksi ke terminal bus Eonyang. Dari sana hanya mengambil salah satu bus lokal ke salah satu lokasi yang disebutkan. Bus reguler melakukan perjalanan ke tujuan populer sepanjang hari tetapi pastikan untuk memeriksanya dulu.


Sohee
Sumber:Seoul magazine


               

You May Also Like
Komentar (0)