English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Mar 27 (Sen) , 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Kim Whan-ki Kembali Cetak Rekor Baru dengan Karyanya

Nov 29, 2016


Yellow-dotted oil painting berjudul "12-V-70 #172", oleh seniman abstrak Korea Kim Whan-ki. (Yonhap)


Lima dari lukisan dot modern seorang master telah menguasai pelelangan

Perintis seniman abstrak Kim Whan-ki (1913-1974) telah menetapkan rekor lain dalam seni Korea. Lukisannya 1970 "12-V-70 #172" telah diambil dengan harga 41.5 juta dolar Hong Kong ($5.3 juta) di Seoul Auction di Hong Kong pada hari Minggu.

Lukisan abstrak Kim Whan-ki "12-V-70/172" diambil dengan harga 41.5 juta dolar Hong Kong (5,3 juta dolar)di Seoul Auction di Hong Kong pada hari Minggu. [SEOUL AUCTION]


Penjualan ini menandai keempat kalinya dalam 14 bulan terakhir dimana ikon seni modern ini telah memecahkan rekor. Sekarang, Lima buah lukisan Kim Whan-ki menjadi lukisan paling mahal dari seni Korea yang dilelang, yang disebut sebagai lukisan dot yang ia buat di New York 1963-1974.

"Rekor baru ini telah diperkirakan karena karyanya adalah lukisan dot yang dibuat pada periode yang dianggap sebagai puncak dari oeuvre Kim, dan yellow dot painting Kim juga sangat langka", kata So Jin-su, seorang ahli pasar seni dan profesor di universitas Kangnam di Yongin, Gyeonggi.

Seperti lukisan dot Kim lainnya, "12-V-70 #172" dalam skala besar di 93 oleh 68 inci dan dipenuhi dengan puluhan ribu titik bulat yang dikelilingi oleh lapisan batas persegi yang tersebar dan lancar menyerap kapas. Kanvas besar dan pengulangan ritmis dari titik-titik memberikan rasa tak terhingga dan luhur.

Sebagian lukisan dot Kim memiliki nada biru, warna khasnya, dan memberikan kesan dari langit malam yang penuh dengan bintang, tapi "12-V-70 #172", dengan nada kuning dan oranye, memberikan kesan matahari yang menyebarkan cahaya, kehangatan dan energi.

"Harga karya Kim ini telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir, dengan pembeli seni Korea telah diperluas dari orang Korea sendiri sampai orang asing di tengah boomingnya dansaekhwa [lukisan monokrom Korea]", kata So. "Sekarang, kolektor seni, bebas dari batas-batas negara, mendapatkan informasi tentang seniman di berbagai belahan dunia melalui internet. Mereka cenderung fokus pada seniman besar di masing-masing daerah".

Kim Whan-ki telah dianggap sebagai salah satu seniman modern yang paling penting di Korea. Pada bulan Juni, KimDaljin Art Archives and Museum mengumumkan bahwa Kim telah menduduki puncak daftar "Representative Korean Abstract Artists" berdasarkan polling dari 20 seni kritikus, sejarawan dan kurator. Para ahli mengatakan lukisan dotnya, dianggap sebagai generasi pertama dari seni abstrak Korea, terinspirasi dari seniman dansaekhwa di generasi kedua.

Seniman Dansaekhwa juga tampil baik di penjualan rumah lelang di Hong Kong. Sebuah lukisan 1977 karya Yun Hyong-keun (1928-2007) berjudul "Umber-Blue" diambil harga dengan 3,1 juta dolar Hong Kong, dua kali lipat dari estimasi.

"Umber-Blue" dari Yun, yang merupakan menantu Kim Whan-ki, 'saddles' perbatasan antara lukisan tinta Asia Timur dan lukisan minyak Barat dengan warna yang terbatas dan suasana meditatif kuat.

Lukisan Yun Hyong-keun "Umber-Blue" dijual dengan harga 3,1 juta dolar Hong Kong, dua kali lipat dari estimasi. [SEOUL AUCTION]


Sepotong dansaekhwa lain, "Untitled 88-9-2" oleh Chung Sang-hwa, dijual dengan 5,9 juta dolar Hong Kong setelah kompetisi yang ketat.

Karya dari populist Minjung art movement dari tahun 1980-an dan awal 90-an juga mendapat perhatian dari kolektor. Gerakan ini diwakili oleh lukisan realis dengan pesan-pesan politik dan sosial yang kuat memprotes rezim militer Korea dari era 80-an. Di antara mereka, sebuah lukisan karya Hwang Jai-hyung diambil dengan harga 600.000 dolar Hong Kong.

Seoul Auction mengatakan palu lelang telah jatuh untuk 83 buah, atau 69%, dari 120 yang disiapkan untuk penjualan hari Minggu.

Sohee
Sumber:JoongAng Daily


               

Related article

You May Also Like
Komentar (0)