English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Sep 23 (Sab), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Hari ini dalam Sejarah Korea (18 Desember)

Des 18, 2016


•1973 -- Korea Selatan menetapkan hubungan diplomatik dengan Bangladesh.

•1991 -- Presiden Roh Tae-woo mengatakan ia akan membuat Semenanjung Korea bebas dari senjata nuklir.

•1992 -- Kim Young-sam, calon dari ruling Democratic Liberal Party, terpilih sebagai presiden ke-14 dari Korea Selatan, mengalahkan saingan lamanya Kim Dae-jung.

•1997 -- Kim Dae-jung, calon dari opposition National Congress for New Politics, memenangkan pemilihan presiden.

•2003 -- Commission on International Religious Freedom AS merilis daftar negara yang mereka klaim telah melanggar kebebasan beragama. The "countries of particular concern" di Asia termasuk Korea Utara, Cina, Myanmar dan Vietnam.

•2008 -- Pejabat senior pertahanan Korea Utara Kim Yong-chol mengunjungi Kaesong Industrial Complex untuk mengadakan pembicaraan dengan perusahaan Korea Selatan mengenai pembatasan perjalanan ke kota perbatasan yang dikenakan awal Desember.

•2013 -- Mahkamah Agung Korea Selatan menetapkan bahwa bonus rutin yang dibayarkan kepada pekerja merupakan "upah biasa," berpihak dengan pekerja dalam sengketa berkepanjangan atas ruang lingkup. landmark ruling pada saat yang sama dikhawatirkan menambah beban keuangan untuk perusahaan yang tidak menghitung bonus sebagai pembayaran biasa.

Dengan adanya ketentuan yang tidak jelas tentang ruang lingkup upah reguler, manajemen dan karyawan telah bertentangan mengenai apakah bonus dan pembayaran pesangon lainnya yang dibayarkan setiap bulan harus dimasukkan dalam menghitung upah biasa.

Sohee
Sumber:Yonhap News


               

You May Also Like
Komentar (0)