English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
mei 30 (Sel), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Asal Mula 'Memberi' pada Tahun Baru Imlek

Jan 28, 2017


Seollal (설날) atau Tahun Baru Imlek adalah salah satu dari dua hari libur tradisional besar di Korea bersama dengan Chuseok atau Korea Thanksgiving.

Pada hari itu, keluarga berkumpul untuk memberikan penghormatan kepada nenek moyang mereka, dan anak-anak membungkuk dalam-dalam dengan tangan tergenggam kepada orang tua mereka. Orang tua, sebagai imbalan memberi mereka uang saku dan keinginan baik.

Kebiasaan memberikan uang tersebut dikatakan berasal di Cina. Sejak abad ke-11, orang-orang Cina telah memberikan amplop merah yang diisi dengan uang tunai kepada anak-anak yang belum menikah untuk Tahun Baru Imlek untuk menangkal kesialan.

Menurut catatan kuno, adat ini juga ada di Jepang pada abad ke-17. Di Korea, sampai periode Chosun akhir, makanan ringan atau kata-kata bertuah yang ditawarkan sebagai gantinya. Jika uang diberikan, pemberi menulis di amplop untuk apa uang itu akan digunakan, seperti membeli buku atau kuas.

Membungkuk, secara tradisional umumnya dilakukan setelah ritual peringatan leluhur di pagi Hari Tahun Baru Imlek. Anak-anak diajarkan cara yang benar untuk membungkuk, dan berharap untuk kesehatan dan keberuntungan.

Setelah melakukan sesi 'membungkuk', mereka duduk dan mendengarkan kata-kata bijak dari orang tua mereka. Orang tua, pada gilirannya, harus memberikan setiap anaknya, berkat.

Sohee
Sumber:The Chosun Ilbo


               

Related article

You May Also Like
Komentar (0)