English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Sep 23 (Sab), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Hari ini dalam Sejarah Korea (5 Maret)

Mar 5, 2017


•1920 -- The Chosun Ilbo memulai publikasi. Surat kabar itu kemudian menjadi salah satu harian paling populer di Korea Selatan.

•1946 -- otoritas Sosialis yang mengatur bagian utara Korea mengumumkan hukum reformasi tanah. Kepemimpinan, didirikan satu bulan sebelumnya dan sementara bernama "North Joseon Preliminary People's Commission" berlaku langkah-langkah sosialis dari reformasi setelah negara itu dibebaskan dari penjajahan Jepang tahun sebelumnya. Langkah-langkah itu termasuk hukum kesetaraan gender dan nasionalisasi milik pribadi.

•2004 -- Korea Selatan dan Utara setuju untuk mengizinkan perusahaan-perusahaan Korea Selatan untuk membangun operasi penuh di taman industri yang mulai dibangun di Korea Utara kota perbatasan Kaesong tahun sebelumnya.

Kedua belah pihak juga setuju untuk melakukan tes kereta berjalan pada bagian kereta api baru di sepanjang bagian barat dan timur perbatasan mereka. Kesepakatan itu merupakan salah satu dari tujuh poin dalam pernyataan pers bersama yang dirilis pada akhir empat hari pembicaraan di Seoul. Kaesong kompleks adalah salah satu produk yang paling terlihat dari pertemuan antar-Korea yang bersejarah pada tahun 2000, yang mengatur pemulihan hubungan bilateral dalam gerakan.

•2007 -- Pemakaman Sersan Angkatan Darat. Yoon Jang-ho, seorang tentara Korea Selatan tewas dalam serangan teroris di Afghanistan, diadakan di sebuah rumah sakit militer di Seongnam, selatan Seoul. Yoon, 27, adalah salah satu korban dari bom bunuh diri di gerbang utama dari basis AS di Bagram, sekitar 60 kilometer sebelah utara ibukota Afghanistan Kabul. Pemerintah AS secara anumerta memberikan penghargaan Yoon Bronze Star, medali untuk layanan berjasa atau keberanian oleh tentara di AS atau pasukan sekutu.

•2015 -- Duta Besar AS untuk Korea Selatan Mark Lippert cut wajah dan pergelangan tangan oleh seorang aktivis pro-Korut yang mengatakan ia menentang latihan militer yang sedang berlangsung oleh Seoul dan Washington. Lippert menerima operasi di Rumah Sakit Severance untuk mengobati luka. Ini adalah pertama kalinya duta AS diserang di Korea Selatan.

Sohee
Sumber:Yonhap News


               

You May Also Like
Komentar (0)