English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Apr 23 (Mng), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Ucapkan Selamat Tinggal, Pesenam Son Yeon-jae Resmi Pensiun

Mar 5, 2017


Son Yeon-jae, di konferensi pers mengumumkan pensiun (Yonhap)


Pesenam ritmik Korea Selatan, Son Yeon-jae (손연재) pada hari Sabtu secara resmi mengucapkan selamat tinggal pada karir 17 tahunnya dalam olahraga.

Son,22 tahun, mengatakan ia sekarang ingin menjalani kehidupan biasa.

"Senam ritmik sudah hampir menjadi segalanya dalam hidupku," kata Son pada konferensi pers di Taeneung National Training Center di Seoul. "Aku meninggalkan sekolah selama sekitar satu tahun untuk Olimpiade, tapi sekarang aku ingin kembali ke sekolah dan melanjutkan pekerjaanku sebagai siswa, bukan sebagai seorang atlet".

Son Yeon-jae di konferensi pers mengumumkan pensiun (Yonhap)


Son Yeon Jae telah merenungkan pensiun setelah Olimpiade Musim Panas Rio de Janeiro 2016, di mana dia berada di peringkat keempat dalam individu all-around, terikat untuk kinerja Olimpiade terbaik oleh pesenam Asia.

"Setelah aku memutuskan untuk pensiun setelah Olimpiade Rio, dua hal yang aku takuti adalah penyesalan dan mengasihani diri sendiri", katanya.

"Aku hanya melihat ke depan untuk menyelesaikan musim terakhirku dengan catatan yang baik".

Son telah menjadi salah satu atlet yang paling terlihat di negara itu sejak membuat debut seniornya pada tahun 2010. Dia memenangkan perunggu individu all-around di Asian Games Guangzhou tahun itu. Pesenam ini mengatakan penampilannya di tahun 2010 adalah saat paling membahagiakan dalam karirnya.

"Guangzhou Asian Games adalah event terbesar setelah aku membuat debut seniorku", katanya. "Segera setelah aku memenangkan medali perunggu, kupikir karir seniorku baru saja dimulai".

Setelah mengambil tempat kelima di Olimpiade London 2012, Son kemudian menambahkan emas di Asian Games 2014 di Incheon Korea Selatan.

Mengarah ke Rio Games, ia mememcahkan skor terbaik pribadinya di all-around multiple times.

"Awalnya aku berpikir tentang pensiun setelah Incheon Asian Games, tapi kemudian aku memutuskan untuk memberikan segala sesuatu di Olimpiade keduaku", katanya. "Aku benar-benar bekerja keras untuk memberikan upaya terbaikku sehingga aku tidak akan menyesal".

Setelah Olimpiade, Son sebagai salah satu dari atlet top Korea dari 2016 dalam survei nasional oleh Gallup Korea. Sejak survei tahunan pertama kali dilakukan pada tahun 2005, Son memuncaki daftar ini tiga kali, setelah melakukannya juga pada tahun 2012 dan 2014.

Son mengatakan dirinya adalah seorang wanita yang bahagia setelah menerima begitu banyak dukungan dari fansnya. Pesenam ini juga mengatakan ingin mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah terus-menerus mengkritik-nya untuk membuat dirinya lebih kuat.

"Setiap kali aku melihat komentar negatif, aku hanya berpikir aku harus bekerja lebih keras dan menunjukkan hasil yang lebih baik", katanya. "Mereka hanya membuatku bekerja lebih keras".

Son Yeon-jae mengatakan dia merasa juga berterima kasih kepada senam ritmik sendiri.

"Aku telah belajar banyak hal dan tumbuh melalui senam ritmik", katanya. "Aku telah belajar bahwa ketika kamu dapat mengatasi karya sulit dan membosankan, dan melakukan yang terbaik, hasil akan mengikuti dalam setiap jenis cara".

Son katanya sekarang ingin fokus pada studinya di Universitas Yonsei di Seoul. Namun, dia tidak akan melupakan semuannya.

"Aku bukan seorang atlet lagi, tapi aku masih ingin berkontribusi pada pengembangan senam ritmik", katanya. "Aku ingin pesenam muda bisa tampil lebih baik daripada yang aku lakukan di kompetisi internasional. Aku harap aku bisa membantu mereka".

Sohee
Sumber:Yonhap News


               

Related article

You May Also Like
Komentar (0)