English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Agu 22 (Sel), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Video Wawancara Professor di Korea Ini Jadi Viral

Mar 18, 2017


Robert Kelly, seorang profesor di Universitas Nasional Pusan, berpose dengan istri dan anak-anaknya di sekolah pada hari Rabu.


Robert Kelly, unassuming academic yang menjadi sensasi viral semalam ketika anak-anaknya mengganggu wawancara webcam live-nya dengan BBC, telah berbicara kepada pers lokal tentang ketenaran barunya.

Kelly, yang mengajar di Universitas Nasional Pusan ​​di kota selatan yang juga dieja Busan, bertemu pers Rabu dan berterima kasih pada semua orang untuk antusias mereka yang luar biasa. Dia mengatakan kepada wartawan yang berkumpul di universitas bahwa ia senang bisa membuat orang tertawa.

Kelly membahas impeachment Presiden Park Geun-hye di BBC World News ketika dua anaknya menerobos ke studinya di apartemen mereka di Busan. Klip ini telah dilihat lebih dari 100 juta views di YouTube.

Selama wawancara, putri Kelly Marion (4) terlihat di latar belakang berbaris riang ke dalam ruangan, diikuti segera oleh kakaknya yang mendorong dirinya dalam kereta dorong. Beberapa detik kemudian, istri Kelly menuju anak-anak mereka, dengan harapan bahwa kamera tidak bisa melihatnya dan membawa anak-anaknya keluar.

Putrinya "dalam suasana hippity-hoppity hari itu karena ada pesta di sekolahnya", kata Kelly. Dia berusaha untuk membimbing Marion ke beberapa mainan. "Kami khawatir sebenarnya bahwa BBC tidak akan menghubungi kami lagi. Itu adalah respon pertama kami", katanya.

Istrinya, Jung-a, mengatakan, "Suami saya diwawancarai sepanjang hari oleh berbagai media dan BBC adalah yang terakhir." Dia bilang dia sangat terkejut bahwa anak-anaknya muncul ke studi ayah mereka saat ia recording.

Kelly mengatakan kepada BBC dalam sebuah wawancara tindak lanjut bahwa ia "sangat tidak nyaman" ketika banyak orang beranggapan bahwa istrinya adalah pengasuh karena dia adalah orang Asia.

Tapi istrinya mengatakan ia percaya bahwa meningkatnya jumlah keluarga multi-budaya telah merubah persepsi. "Saya berharap bahwa kejadian ini dapat membantu setiap orang lebih memperhatikan masalah ini", katanya.



Sohee
Sumber:The Chosun Ilbo


               

You May Also Like
Komentar (0)