English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Jun 25 (Mng), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Hari ini dalam Sejarah Korea (20 April)

Apr 20, 2017


•1906 -- Korean Empire, sebagai negara yang disebut di akhir abad 19 dan awal abad 20, mulai pembangunan jalan beraspal pertama, yang disebut "sinjangno" (jalan yang baru dibangun), lebih dari 30 kilometer antara Jeonju dan Gunsan, Provinsi Jeolla Selatan.

•1907 -- Pemerintah Korea diam-diam mengirimkan delegasi ke Konferensi Den Haag untuk menyatakan ketidakabsahan perjanjian 1905 dengan Jepang yang merampas kedaulatan diplomatik Korea. Perjanjian itu dipromosikan oleh Jepang sebagai kesepakatan sukarela antara kedua negara untuk menyatukan kepemimpinan diplomatik mereka. Tiga utusan Korea awalnya dicegah dari memasuki tempat pertemuan karena keberatan dari delegasi Jepang dan Inggris. Mereka kemudian berpidato pada pertemuan dengan bantuan sebuah surat kabar Belanda namun gagal untuk menarik banyak perhatian.

Lee Jun, salah satu utusan, kemudian bunuh diri dengan disembowelment sebagai banding kepada masyarakat internasional untuk memperhatikan situasi Korea.

•1949 -- John J. Muccio, duta besar AS pertama untuk Korea Selatan, mengambil kantor di Seoul.

•1962 -- Korea Selatan membuka hubungan diplomatik dengan Burkina Faso.

•1965 -- Korea Selatan membuka hubungan diplomatik dengan Venezuela.

•1978 -- Sebuah pesawat Korean Air dipaksa oleh angkatan udara Uni Soviet mendarat di danau beku di Murmansk, dekat Arctic Circle, setelah menyimpang dari jalur penerbangan. Dua orang tewas dan 13 terluka dalam pendaratan darurat.

•1981 -- Majelis Nasional mengadakan upacara pertama untuk merayakan hari penyandang cacat.

•1985 -- jalur kereta bawah tanah keempat Seoul mulai beroperasi.

•1997 -- Hwang Jang-yop, mantan pengawal pemimpin Korea Utara Kim Jong-il, tiba di Seoul dari Filipina. Ia telah membelot dari Korea Utara awal tahun dan tinggal di Beijing sebelum datang ke Seoul.

•2009 -- Sebuah pengadilan Seoul membebaskan cendekiawan Korea Selatan yang dikenal dengan "Minerva." Dia didakwa atas tuduhan menyebarkan informasi yang menyesatkan tentang kebijakan moneter negara.

•2011 -- Pemerintah Korea Selatan dan Partai Nasional setuju untuk meluncurkan presidential body untuk mengkoordinasikan lembaga nuklir yang berbeda untuk mempersiapkan kebijakan energi nuklir dan menangani situasi darurat.

•2012 -- Presiden Lee Myung-bak mendesak pemimpin Korea Utara Kim Jong-un untuk menyerah pada collective farm system dan privatize state-owned agricultural land untuk membantu memperkaya Utara dan penduduknya.

Sohee
Sumber:Yonhap News


               

You May Also Like
Komentar (0)