English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Okt 19 (kam), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Sambut Musim Panas, Festtival EDM Ultra Korea Akan Segera Digelar

Jun 5, 2017


Tahun lalu, Festival Ultra Korea menarik sekitar 150.000 pengunjung, hampir 30% di antaranya adalah orang asing. Festival dua hari tahun ini dimulai 10 Juni di Kompleks Olahraga Jamsil di selatan Seoul. [ULTRA KOREA]


Selama bertahun-tahun, festival musim panas digelar di Korea berpusat di seputar musik rock. Tapi baru-baru ini, para pengunjung festival tampaknya telah melampaui hasrat mereka akan musik rock dan mulai tertarik pada kegembiraan festival musik dansa elektronik (EDM).

Pastinya, kegemaran EDM terbesar bisa disaksikan di Ultra Music Festival (UMF) di Miami yang dimulai pada tahun 1999. Versi festival Korea dimulai enam tahun lalu dan telah berkembang pesat, bahkan nama besar DJ yang mengejutkan tidak siap untuk respon besar yang mereka terima dari penggemar Korea

"Penggemar EDM di Korea begitu antusias sehingga para seniman yang pernah tampil di festival sebelumnya semua mengatakan bahwa mereka benar-benar terkejut," kata Richard Jung, kepala UC Korea, perusahaan produksi yang membawa festival Miami ke Korea enam tahun lalu.

Jung menyadari sejak awal bahwa ketukan musik elektronik akan menarik perhatian orang Korea yang "tahu bagaimana berpesta" dan terbang ke Miami untuk mengunjungi markas festival.

"Saya berbicara kepada mereka tentang bagaimana Korea cepat menyesuaikan diri dengan berbagai jenis musik dan potensi yang dimilikinya sebagai pasar yang berkembang pesat," kata Jung, menambahkan bahwa dia senang Ultra Korea telah berkembang setiap lima tahun terakhir, Dengan festival tahun lalu menarik sekitar 150.000 orang. Festival tahun ini dimulai di Kompleks Olahraga Jamsil di selatan Seoul selama dua hari pada tanggal 10 dan 11 Juni.

Setelah menyaksikan kesuksesan edisi Korea, UMF telah menambahkan lebih banyak negara di Asia untuk menjadi tuan rumah festival mereka sendiri termasuk Ultra Japan pada tahun 2014, dan Ultra Singapore pada tahun 2015. Ultra China juga akan bergabung dalam kereta musik dan menjadi tuan rumah acara pertamanya di bulan September.

"Korea bertindak sebagai jembatan untuk membantu UMF secara terbuka di negara-negara Asia lainnya yang berharap dapat memperluas genre di seluruh dunia," kata seorang pejabat di UC Korea.

Rangkaian festival tahun ini telah diciptakan untuk memamerkan beragam subgenre dan gaya EDM.



Festival ini "tidak hanya untuk penggemar setia yang berpengetahuan luas tentang gaya EDM yang spesifik, namun juga untuk menunjukkan pendatang baru bahwa ada lebih banyak jenis musik EDM daripada beat elektroba yang enak didengar ditelinga. Kami sudah masuk satu tahap lagi, yang disebut Resistance," kata Jung. "Di sini, pengunjung akan bisa mendengar keragamannya."

Menurut Jung, festival tahun ini juga akan mengundang artis pop dan street termasuk artis pop Jepang terkenal Romero Britto, serta Clifford Johnson, Dasic Fernandez, Jordan Betten dan lainnya, yang akan memamerkan karya seni mereka di samping musik mereka.

"Festival musik berkembang setiap hari dan kami percaya bahwa kami tidak perlu membatasi hanya pada musik dan hanya satu genre tertentu," Jung menjelaskan bahwa Ultra Korea akan mencoba merangkul beragam konten dari tahun ke tahun.

Tiket masih bisa dibeli di situs festival (umfkorea.com/tickets) atau melalui Hana Ticket (www.hanaticket.com). Tiket satu hari berbiaya 150.000 won ($134). Pintu terbuka pada pukul 11 ​​pagi dan festival resmi dimulai pukul 1 siang.

Rifa
Sumber:JoongAng Daily


               

Related article

You May Also Like
Komentar (0)