English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Jul 27 (kam), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Hari ini dalam Sejarah Korea (25 Juni)

Jun 25, 2017


•1916 -- Jepang, yang menjajah Korea dari tahun 1910-1945, memulai pembangunan di kantor gubernur jenderal di dalam Istana Gyeongbok, kediaman kerajaan utama Dinasti Joseon Korea di Seoul tengah. Markas besar kolonial menjalankan kekuasaan tertinggi di semenanjung Korea, dengan pos-pos utamanya dipegang oleh orang Jepang.

Selesai pada tahun 1926, kantor tersebut dibongkar oleh pemerintah Korea Selatan pada tahun 1995 dalam upaya untuk membersihkan sisa-sisa pemerintahan kolonial Jepang dan mengembalikan istana kerajaan ke desain aslinya.

•1950 -- Perang Korea pecah dengan tembakan yang menerjang wilayah utara Korea Selatan sekitar pukul 4 pagi.

Perbedaan ideologis di semenanjung Korea semakin dalam setelah merebut kembali kedaulatan dari Jepang pada tahun 1945. Warga Korea terbagi antara mereka yang mendukung Uni Soviet dan mereka yang mendukung Amerika Serikat.

Tentara komunis Korea Utara dengan mudah maju ke selatan pada awal perang, namun pasukan asing pimpinan AS mendorong mereka ke utara menuju perbatasan China. Pasukan China kemudian masuk untuk menggerakkan pasukan koalisi yang mendukung Selatan.

Perang berakhir dengan gencatan senjata, bukan sebuah perjanjian damai, pada tanggal 27 Juli 1953. Korea Utara dan China menandatangani sebuah perjanjian gencatan senjata dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang mewakili Korea Selatan.

Tidak ada catatan resmi tentang berapa banyak nyawa yang hilang selama perang tiga tahun ini, namun sejarawan mengatakan sekitar 970.000 warga Korea Selatan, 1,7 juta orang Korea Utara, 150.000 tentara PBB, kebanyakan orang Amerika, dan 900.000 orang China meninggal.

•2002 -- Korea Selatan kalah 1-0 dari Jerman di semifinal Piala Dunia. Dipimpin oleh pelatih Belanda Guus Hiddink, tim Korea Selatan maju lebih jauh dari tim Asia lainnya dalam sejarah turnamen empat tahunan ini.

•2013 -- Situs web kantor presiden Korea Selatan Cheong Wa Dae, agen pemerintah lain dan beberapa organisasi media ditutup setelah sebuah serangan oleh hacker tak dikenal yang mengaku sebagai bagian dari kelompok hacktivist Anonymous.

Rifa
Sumber:Yonhap News


               

You May Also Like
Komentar (0)