English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Sep 21 (kam), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Korea Selatan Kecam Ucapan Diplomat Jepang yang Remehkan Korban Perbudakan Seks

Jun 28, 2017


Konsul jenderal Jepang di Atlanta, Takashi Shinozuka. (Diambil dari situs Surat Kabar Reporter)


Korea Selatan pada hari Selasa mengecam konsul jenderal Jepang yang berbasis di Atlanta, Amerika Serikat, atas ucapannya yang baru-baru ini meremehkan wanita Korea yang dipaksa melakukan pelayanan seksual untuk tentara Jepang selama Perang Dunia II.

Dalam sebuah wawancara media baru-baru ini, Takashi Shinozuka, konsul jenderal Jepang di Atlanta, mendesak dewan kota Brookhaven di Atlanta untuk membatalkan keputusan untuk mengizinkan sebuah tugu peringatan yang melambangkan korban Korea, yang secara halus disebut sebagai wanita penghibur, yang akan dibangun.

Sejumlah 200.000 wanita, kebanyakan dari Korea, diyakini telah dipaksa bekerja di rumah bordil untuk tentara Jepang imperialis selama perang di mana Korea berada di bawah kendali kolonial Jepang.

Konsul jenderal Jepang membantah sejarah tersebut, dengan mengatakan bahwa tidak ada bukti, dan mereka tidak menggunakan comfort women.

"Jika benar, ucapan itu adalah sesuatu yang tidak dapat saya percaya telah dibuat oleh pejabat tinggi," kata pejabat kementerian luar negeri Cho June-hyuck dalam sebuah konferensi pers. Dia mengatakan bahwa saat ini kementerian sedang dalam proses memverifikasi ucapan yang dilaporkan oleh konsul jenderal tersebut.

"Ucapan yang sangat tidak tepat yang bertentangan dengan pengakuan umum masyarakat internasional bahwa wanita penghibur adalah tindakan kekerasan seksual masa perang dan masalah pelanggaran hak asasi manusia yang serius," juru bicara tersebut juga mencatat.

Setelah memverifikasi laporan tersebut, kementerian tersebut akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan seperti menyampaikan keluhan diplomatik ke Jepang atau menuntut penarikan ucapan tersebut, katanya.

Rifa
Sumber:Yonhap News


               

Related article

You May Also Like
Komentar (0)