English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Sep 21 (kam), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Hari ini dalam Sejarah Korea (30 Juni)

Jun 30, 2017


•1882 -- Joseon menandatangani sebuah perjanjian perdagangan dengan Jerman.

•1983 -- Stasiun televisi pemerintah KBS menyiarkan program live pertamanya untuk membantu orang-orang menemukan anggota keluarga mereka yang dipisahkan oleh Perang Korea 1950-53.

Pertunjukan emosional, yang semula direncanakan sebagai program satu kali, diperpanjang sampai Januari tahun berikutnya karena permintaan yang luar biasa dan membantu 10.189 orang menemui keluarga mereka yang telah lama hilang. Lebih dari 10 juta orang dipisahkan selama perang.

•1989 -- Aktivis mahasiswa Korea Selatan Lim Soo-kyong tiba di Pyongyang untuk berpartisipasi dalam Festival Pemuda dan Mahasiswa Sedunia, sebuah kongres pemuda sosialis, sebagai perwakilan mahasiswa Korea Selatan. Lim menerima sambutan yang luar biasa di Korea Utara namun memicu kontroversi di Selatan.

Dia dijatuhi hukuman 3 1/2 tahun penjara atas kunjungan yang tidak sah tersebut.

•2007 -- Korea Selatan menandatangani sebuah perjanjian perdagangan bebas dengan Amerika Serikat. Untuk Korea Selatan, ini adalah sebuah pakta dengan pasar ekspor terbesar kedua. Untuk Amerika, ini adalah FTA pertama dengan negara Asia dan yang terbesar sejak FTA Amerika Utara (NAFTA) tahun 1994. Kesepakatan tersebut mulai berlaku lima tahun kemudian.

•2011 -- Korea Utara mengatakan bahwa pihaknya meminta perusahaan-perusahaan Korea Selatan yang memiliki aset di sebuah resor pegunungan yang indah di Korea Utara untuk mengajukan proposal penyesuaian properti di tengah ketegangan yang berlama-lama di Semenanjung Korea.

•2015 -- Lim Ki-tack, presiden Otoritas Pelabuhan Busan, terpilih untuk memimpin Organisasi Maritim Internasional, badan maritim PBB yang menangani masalah keselamatan, keamanan dan lingkungan di industri perkapalan internasional.

•2015 -- Airbus mengalahkan Boeing dalam upaya memasok empat kapal tanker pengisian bahan bakar udara ke Korea Selatan.

Rifa
Sumber:Yonhap News


               

You May Also Like
Komentar (0)