English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Jul 28 (Jum), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
'Ordinary Person' Raih Dua Penghargaan di Moscow International Film Festival

Jun 30, 2017


Adegan dari "Ordinary Person" dengan bintang utama Son Hyun-joo. (Kiri) (Yonhap)


Aktor Son Hyun-joo dari Korea Selatan menerima penghargaan Aktor Terbaik di Festival Film Internasional Moskow, menurut penyelenggara pada hari Jumat.

Son, yang membintangi "Ordinary Person," menjadi orang Korea ketiga yang memenangkan penghargaan akting tertinggi di Moskow menyusul Kang Soo-youn pada tahun 1989 dan Lee Deok-hwa pada tahun 1993. Festival ke-39 ini berlangsung dari 22-29 Juni.

"Saya sangat bersyukur dan terhormat," kata Son kepada Yonhap News Agency dalam sebuah wawancara telepon. Dia tidak menghadiri upacara tersebut karena sedang syuting proyek lain.

Foto yang diberikan oleh aktor Son Hyun-joo ini menampilkan piala Aktor Terbaik dari Moscow International Film Festival Pada tanggal 29 Juni 2017. (Yonhap)


"Saya berharap saya ada di sana sendiri, saya akan mentraktir sutradara Kim Bong-han soju karena membuat saya mendapatkan penghargaan tersebut," katanya.

Berawal dari layar kecil, Son pertama mengambil peran utama dalam film thriller "Hide and Seek" pada tahun 2013. Sejak saat itu, ia telah aktif tampil di berbagai film, membuat kehadirannya penting di kancah film Korea.

Pada upacara pemberian penghargaan tersebut, sutradara Kim datang ke panggung untuk menerima penghargaan tersebut untuk Son.

"Saya sangat senang karena Son mendapat pengakuan internasional melalui film saya," katanya, ia menambahkan bahwa penampilan Son sebagai orang di sebelahnya sangat brilian dan meyakinkan.

Film ini mengisahkan sebuah cerita tentang detektif Sung-jin, dimainkan oleh Son, yang kehilangan semua hal saat dia terlibat dalam kasus pembunuhan berantai, yang mendapat sorotan dari dinas intelijen nasional. Setting diatur pada akhir tahun 80-an ketika kediktatoran militer mantan Presiden Chun Doo-hwan berada pada puncaknya.

Sementara itu, film tersebut mendapatkan Jury Prize dari Jaringan untuk Promosi Bioskop Asia Pasifik (NETPAC), sebuah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1990 untuk mempromosikan "pemahaman dan apresiasi yang lebih besar terhadap film dan pembuat film Asia pada saat bioskop Asia baru saja hadir. Menjadi miliknya sendiri namun relatif tidak dikenal secara regional dan internasional," menurut situsnya.

Festival film dimulai pada tahun 1935 dan beristirahat selama Perang Dunia II. Festival ini dilanjutkan pada tahun 1959 dan menjadi yang terbesar di Eropa Timur.

Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan yang baru ditunjuk Jong Jong-hwan mengirim pesan ucapan selamat kepada Son dan Kim karena telah memenangkan penghargaan internasional yang didambakan.

"Ini adalah prestasi lain yang memberi informasi dunia tentang kreativitas dan kesenian film Korea," kata pesan tersebut. "Saya harap Anda akan terus berkontribusi dalam pengembangan film Korea dengan karya bagus yang akan mengesankan dunia di masa depan."

Rifa
Sumber:Yonhap News


               

Related article

You May Also Like
Komentar (0)