English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Sep 21 (kam), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Hari ini dalam Sejarah Korea (6 Juli)

Jul 6, 2017


•1905 -- Syngman Rhee, presiden pertama Korea Selatan, memohon dukungan Amerika untuk kemerdekaan Korea dalam sebuah surat kepada Presiden AS Theodore Roosevelt. Keduanya kemudian bertemu secara pribadi, tetapi permohonan Rhee tidak memiliki efek pada Langkah Jepang untuk menjajah Semenanjung Korea. Korea kehilangan kedaulatannya untuk Jepang pada tahun 1910 dan mendudukinya selama 35 tahun.

•1953 -- The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan cabang di Seoul.

•1962 -- Korea Selatan dan Maroko menjalin hubungan diplomatik.

•1970 -- Pemerintah AS memberitahu Korea Selatan dari rencana untuk mengurangi jumlah pasukan yang ditempatkan di Korea. Presiden AS Richard Nixon mengurangi pasukan AS sekitar 20.000 pada awal tahun, dan pada bulan Juli 1979, pasukan AS turun menjadi sekitar 38.000.

Amerika Serikat telah memiliki kehadiran militer di negara itu sejak September 1945, ketika 77.000 tentara tiba di semenanjung setelah Jepang menyerah dalam Perang Dunia II. jumlah pasukan secara bertahap membengkak 302.000 selama Perang Korea (1950-1953) namun menurun di pertengahan 1950-an dan 1960-an. Pada tahun 2014, sekitar 28.000 tentara AS ditempatkan di Korea Selatan sebagai warisan Perang Korea yang berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.

•1978 -- Presiden Park Chung-hee dipilih untuk masa jabatan kelima. Setelah naik kekuasaan melalui kudeta militer pada tahun 1961, Park mengubah konstitusi untuk memungkinkan dia untuk mengamankan presiden seumur hidup. Setahun setelah masa kesembilan mulai, ia dibunuh oleh perwira intelijen utamanya, Kim Jae-kyu.

•2002 -- Bank memulai five-day workweek, yang memungkinkan karyawan mereka untuk mengambil hari Sabtu dan Minggu off. layanan penting yang disediakan di sejumlah cabang. Majelis Nasional menyetujui RUU ini pada Agustus 2003 memungkinkan perusahaan dengan lebih dari 1.000 karyawan, serta semua perusahaan publik, untuk menerapkan lima hari kerja dalam seminggu awal bulan Juli 2004. PNS diizinkan untuk mengikutinya pada tahun 2005, dengan karyawan pada perusahaan lebih kecil harus menunggu sampai tahun 2011.

Sohee
Sumber:Yonhap News


               

You May Also Like
Komentar (0)