English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Sep 21 (kam), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Film Mendatang "Toilet" Menjadi Kontroversi Karena Dianggap Memiliki Kesamaan dengan Kasus Pembunuhan Nyata

Agu 11, 2017


Film yang akan datang "Toilet" menjadi kontroversi karena menyerupai kasus pembunuhan real-life yang terjadi di dekat Stasiun Gangnam pada tahun 2016.

Sinopsis film tersebut mengungkapkan bahwa "Toilet" adalah sekitar dua pria yang melakukan pemerkosaan dan melakukan pembunuhan setelah ditolak oleh wanita. Poster film tersebut juga menyertakan slogannya, "Semuanya tidak disengaja dan karena kemarahan impulsif".

Film ini didasarkan pada pembunuhan massal kasus Gangnam Station, di mana seorang wanita berusia 20-an dibunuh oleh seorang pria asing di toilet umum pada tanggal 17 Mei 2016. Pelaku telah menunggu satu jam di depan toilet untuk menargetkan seorang Korban perempuan. Pada saat itu, kasus tersebut menimbulkan perselisihan nasional karena sifat misoginisnya.

Setelah sinopsis film diumumkan, banyak netizen menulis di media sosial untuk menyatakan bahwa tidak tepat untuk menyaring film berdasarkan kasus baru-baru ini, karena ini bisa membahayakan keluarga almarhum.

Yang lain menunjukkan bahwa "Toilet" bermasalah karena narasi yang tidak akurat. Kejahatan kehidupan nyata adalah kasus pembunuhan berencana, di mana pelaku merencanakan kejahatan tersebut sejam sebelumnya, sementara film tersebut menggambarkan pembunuhan impulsif. Banyak yang mengkritik bahwa penonton mungkin salah mengira kasus kejahatan lain.

Salah satu organisasi feminis menyuarakan bahwa mereka akan memboikot film tersebut, dengan menjelaskan, "Staf produksi 'Toilet' harus mengakui bahwa slogan poster tersebut gagal untuk mengakui aspek misoginis dari kasus pembunuhan di Gangnam Station, dan dapat menyebabkan penderitaan sekunder bagi mereka yang terkena dampaknya".

Sebagai tanggapan atas kontroversi yang memanas tersebut, sutradara film tersebut memposting pesan klarifikasi di akun Instagram-nya.



Sutradara tersebut menyatakan, "Film 'Toilet' sama sekali tidak terkait dengan kasus Stasiun Gangnam, dan itu pasti tidak dibuat untuk membela pelaku", dan menjelaskan, "Motif film ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan kejahatan serupa".

Dia kemudian menjelaskan, "Pesan dari film ini adalah bahwa kejahatan yang sempurna tidak ada dan bahwa penjahat pasti akan dihukum pada akhirnya". Akun Instagram sang sutradara sejak itu telah dihapus.

Mengenai apakah film tersebut akan bisa ditayangkan perdana setelah kontroversinya masih belum pasti.

Sohee
Sumber:JoongAng Ilbo


               

You May Also Like
Komentar (0)