English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Agu 23 (Rab), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Hari ini dalam Sejarah Korea (13 Agustus)

Agu 13, 2017


•1935 -- "The Evergreen," novel karya Shim Hun, menceritakan kehidupan pasangan berpendidikan mencoba untuk "mencerahkan" para petani, memenangkan penghargaan sastra dari surat kabar Dong-Ah Ilbo. Novel ini berdasarkan pengalaman kehidupan nyata, berkisah tentang pedesaan Korea yang miskin di bawah kekuasaan kolonial Jepang pada awal abad ke-20, saat penjajah Jepang mengambil alih tanah dan hasil panen dari para petani.

Pasangan muda ini mendedikasikan diri untuk "gerakan pencerahan," yang berusaha untuk mendidik rakyat jelata Korea dan mendorong mereka untuk menuntut hak-hak mereka dengan menentang penjajahan Jepang.

•1959 -- Jepang menandatangani perjanjian dengan Korea Utara untuk memulangkan kembali warga Korea yang tinggal di Jepang ke negara komunis tersebut. Korea Utara pada saat itu perlu meningkatkan tenaga kerja yang berkurang setelah Perang Korea, mereka berusaha untuk berubah menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi warga negaranya sendiri.

Kelompok pertama terdiri dari 975 orang yang meninggalkan Jepang menuju Korea Utara pada bulan Desember. Pemulangan secara sukarela ini terus dilakukan hingga November 1962, ketika perjanjian berakhir. Pada akhirnya, total 77.288 warga Korea di Jepang secara sukarela pergi ke Korea Utara.

Perjanjian itu kemudian diperbarui, namun situasi ekonomi yang memburuk di Korea Utara membuat orang-orang berhenti untuk pindah kesana setelah tahun 1970-an.

•1994 -- Samsung Electronics Co mengumumkan pengembangan komputer 256-megabit chip DRAM pertama di dunia. Dan sekarang perusahaan tersebut telah menjadi pembuat chip memori nomer satu di dunia, Samsung juga merencanakan pengembangan teknologi 1-gigabit chip DRAM dan 4-gigabit DRAM.

•2007 -- Dua wanita Korea Selatan berusia 23 tahun anggota dari tim relawan yang diculik oleh militan Taliban di Afghanistan, dibebaskan. Dua orang dalam tim tersebut, termasuk pemimpin berusia 42 tahun Bae Hyung-kyu, dieksekusi.

Pada tanggal 19 Juli, bus yang membawa 23 relawan Korea Selatan, yang sebagian besar perempuan berusia 20-an dan 30-an, dibajak oleh militan Taliban dalam perjalanan ke kota selatan Kandahar dari Kabul. 19 sandera yang tersisa dibebaskan pada akhir Agustus setelah Seoul mengumumkan akan menarik pasukannya dari Afghanistan pada akhir tahun dan melarang semua pekerjaan misionaris di sana.

•2010 -- Andre Kim, salah satu perancang busana paling populer Korea Selatan, meninggal pada usia 75 tahun di sebuah rumah sakit Seoul, di mana ia dirawat karena radang paru-paru.

•2016 -- Presiden Park Geun-hye memberikan pengampunan khusus kepada pebisnis papan atas, termasuk Ketua Grup SK Chey Tae-won, dan lebih dari 6.500 orang lainnya menjelang Liberation Day.

Sohee
Sumber:Yonhap News


               

You May Also Like
Komentar (0)