English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Sep 21 (kam), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
'A Taxi Driver' Jadi Film Korea Pertama Tahun Ini yang Berhasil Menarik 10 Juta Penonton

Agu 20, 2017


Sebuah film Korea tentang seorang sopir taksi yang membawa jurnalis Jerman ke pusat pemberontakan pro-demokrasi Gwangju pada tahun 1980 menjadi film pertama tahun ini yang menarik lebih dari 10 juta penonton bioskop pada hari Minggu, menurut distributornya.

"A Taxi Driver," yang dirilis 2 Agustus, menjadi film Korea ke-15 dan film ke-19 sepanjang masa yang berhasil melewati pencapaian ini di box office Korea, kata Showbox. "Train to Busan," yang tayang perdana 20 Juli tahun lalu, merupakan yang terbaru untuk meraih prestasi tersebut. Film zombie tersebut menjual 11.565.479 tiket.

"A Taxi Driver," yang dibintangi aktor Song Kang-ho dan aktor Jerman Thomas Kretschmann, mencapai prestasi ini pada hari ke-19 sejak pembukaannya, sama seperti "Train to Busan"."Roaring Current," film terlaris sepanjang masa di negara ini, mencatat 10 juta penonton dalam 12 hari. Dirilis pada bulan Juli 2014, film ini tentang perang laut legendaris negara itu dengan Jepang yang dipimpin oleh pahlawan militer Korea Admiral Yi Sun-shin.


Gambar yang dirilis oleh Showbox ini menunjukkan sebuah adegan dari "A Taxi Driver." (Yonhap)

Aktor Song, yang bermain sebagai supir taksi, baru saja menambahkan satu film lagi ke filmografinya yang berhasil menarik 10 juta tiket masuk, menjadi aktor film Korea pertama yang melakukannya. "The Host" pada tahun 2006 dan "The Attorney" pada tahun 2013 masing-masing mencapai 13.019.740 dan 11.374.610.

Disutradarai oleh Jang Hoon, film ini terinspirasi oleh kisah nyata jurnalis Jerman yang dengan bantuan sopir taksi di Seoul, berhasil menyelinap ke kota barat daya Gwangju dimana pemerintah menindak gerakan demokratik dan melaporkan kebrutalan tersebut kepada dunia luar.

Pada hari pemutarannya yang keenam, film tersebut sudah menerima sebesar 15 miliar won atau US $13 juta, dengan penjualan tiket.

"Aku mendapat banyak tekanan untuk membuat episode bersejarah itu menjadi sebuah film karena begitu banyak orang masih hidup dengan kenangan brutal tentang pemberontakan Gwangju," kata direktur Jang setelah mendengar kabar tersebut. "Aku sangat senang bisa berhubungan dengan banyak orang. Aku sangat berterima kasih kepada banyak aktor karena akting dan staf mereka yang tulus atas kerja keras mereka."


Presiden Moon Jae-in (baris ke-2, C) menonton film tentang pemberontakan pro-demokrasi tahun 1980 di Gwangju di sebuah bioskop di Seoul pada 13 Agustus 2017, foto ini diposting oleh kantor presiden. Film yang dirilis bulan ini didasarkan pada kisah nyata seorang sopir taksi Korea dan Jurgen Hinzpeter, seorang jurnalis Jerman yang meliput pemberontakan bersenjata tersebut. (Yonhap)


Rifa
Sumber:Yonhap News


               

You May Also Like
Komentar (0)