English        |        Bhs. Indonesia
* Source Google Maps
Okt 18 (Rab), 2017   
KOSDAQ 2052.77
KOSPI 686.18
100 IDR/KRW 8.34
USD/KRW 1136.5950

KRW :   X
USD : X
IDR : X
* Source Yahoo.Finance
Hyundai dan Kia Tempati Posisi Kedua di Pasar Kendaraan Eco-Friendly Global

Agu 28, 2017


Sedan Ioniq Electric Hyundai Motor dipamerkan di Geneva International Motor Show yang diselenggarakan di Swiss, Maret tahun lalu. / Hyundai Motor


Penjualan mobil ramah lingkungan di atas 100.000 di paruh pertama

Hyundai Motor dan Kia Motors menempati posisi kedua di pasar kendaraan ramah lingkungan global pada paruh pertama tahun ini. Duo produsen mobil nasional tersebut telah diumumkan pada bulan Juni tahun lalu rencana mereka untuk menjadi runner-up gabungan di pasar ramah lingkungan pada tahun 2020, namun mereka berhasil mencapai tujuan tersebut tiga tahun lebih awal dari yang direncanakan.

Menurut analis pasar global yang berbasis di London HIS Markit, Hyundai Motor dan Kia Motors menjual 102.480 mobil ramah lingkungan secara global selama paruh pertama tahun ini, termasuk kendaraan listrik (EVs), kendaraan plug-in hybrid electric (PHEVs) dan hybrid electric. kendaraan (HEV).

Mereka hanya menjual 45.324 mobil ramah lingkungan pada periode yang sama tahun lalu, namun hampir mencapai rekor penjualan keseluruhan tahun lalu sebesar 107.822 dalam enam bulan tahun ini.

Mereka menjual 9.936 EVs pada semester pertama tahun ini, naik 151,7 persen dari 3.995 mobil yang terjual pada periode yang sama tahun lalu. Mereka juga menjual 1.792 PHEVs, menikmati pertumbuhan penjualan sebesar 136,5 persen, sementara penjualan HEV mereka mencapai 90.659, tumbuh 123,7 persen dari 40.518 pada periode yang sama tahun lalu.

Berkat pertumbuhan mantap di pasar, duo produsen mobil nasional ini berada di urutan keempat di pasar pada tahun 2015, melompat ke posisi ketiga tahun lalu, dan akhirnya menjadi runner-up di paruh pertama tahun ini.

Toyota Jepang menjual 598.136 mobil ramah lingkungan selama periode tersebut, dengan kehadirannya yang kuat di pasaran. Honda, produsen mobil Jepang lainnya, menjual 80.780 untuk bersaing dengan dua produsen mobil Korea.

Apalagi, penjualan Hyundai Motor dan Kia Motors nampak menonjol dalam daftar tahun ini.

Mereka berada di peringkat 11 dalam hal penjualan global tahun lalu, namun mengalahkan China Geely, Jianghuai, Chery dan Jiangling serta Volkswagen Jerman tahun ini untuk menempati urutan keenam dalam daftar.

"Pasar ramah lingkungan global masih dipimpin oleh penjualan produsen mobil HEV", kata seorang pejabat Hyundai Motor.

"Kecuali beberapa negara maju, infrastruktur belum ada untuk EVs dalam skala global. Oleh karena itu, penjualan HEV merupakan penentu utama di pasar ramah lingkungan. Hyundai Motor dan Kia Motors telah melakukan diversifikasi lineup HEV mereka selama bertahun-tahun. Apalagi Hyundai Ioniq hybrid compact sedan, Kia Niro hybrid SUV dan Hyundai Sonata hybrid sedan diterima dengan baik di pasar luar negeri tahun ini".

Niro hybrid SUV dari Kia Motor diperkenalkan di Geneva International Motor Show yang diadakan di Swiss pada 1 Maret 2016 / Kia Motors


Hyundai Motor Group mengatakan akan memperluas portofolio ramah lingkungan dengan memperkenalkan model kendaraan fuel cell electric vehicle (FCEV) generasi baru tahun depan.

Pada 17 Agustus, produsen mobil terbesar di negara tersebut memamerkan model FCEV, yang menampilkan teknologi terbaru Hyundai dalam sistem tenaga sel bahan bakar dan mobil yang terhubung. Hyundai Motor mengatakan akan mengungkapkan tingkat teknologi baru dalam efisiensi, kinerja dan daya tahan, sangat meningkat dari Tucson FCEV yang ada.

Model FCEV yang baru menargetkan menempuh 580 kilometer dengan full charge sambil menghasilkan tenaga maksimal 163 tenaga kuda. Kinerjanya diperkirakan akan meningkat 20 persen dibanding Tucson.

Berkat komponen mobil inti yang sangat tahan lama, pengemudi dapat memulai mesin model FCEV yang baru bahkan pada suhu minus 30 derajat celcius. Percaya diri akan daya tahan model tersebut, Hyundai Motor menawarkan garansi 10 tahun atau 160.000 kilometer, tambah pejabat tersebut.

Sohee
Sumber:The Korea Times


               

Related article

You May Also Like
Komentar (0)